Negara-negara Asia beserta ibu kotanya dan PDB (2024)

Menyebarkan cinta

Diperiksa oleh soliu.

Beberapa negara Asia yang terkenal dan ibu kotanya adalah Jepang (Tokyo), Tiongkok (Beijing), India (New Delhi), Korea Selatan (Seoul), india (Jakarta), dll. Negara-negara ini adalah beberapa negara Asia terbaik dalam hal PDB.

Asia, benua terbesar dan paling beragam di dunia, adalah rumah bagi banyak negara, masing-masing memiliki ibu kota yang unik. Contohnya saja, ibu kota Afghanistan adalah Kabul, Armenia adalah Yerevan, Tiongkok memiliki Beijing, India memiliki New Delhi, dan Tokyo menjadi pusat Jepang.

Ke arah selatan, Indonesia berpusat di Jakarta, sedangkan detak jantung Malaysia adalah Kuala Lumpur. Negara-negara Timur Tengah seperti Arab Saudi dan Irak masing-masing memiliki Riyadh dan Bagdad. Di sebelah timur laut, Rusia, sebuah negara lintas benua, beribu kota di Moskow, sementara Korea Selatan berkembang pesat di Seoul.

Hal ini hanya terlihat di permukaan saja, karena Asia mencakup beragam negara, mulai dari Ankara di Turki di barat hingga Manila di Filipina di timur, masing-masing negara memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan tradisi di ibu kotanya.

Negara-negara Asia dan ibu kotanya

Negara-negara Asia dan ibu kotanya antara lain Jepang (Tokyo), Tiongkok (Beijing), India (New Delhi), Korea Selatan (Seoul), india (Jakarta), Turki (Ankara), Thailand (Bangkok), Malaysia (Kuala Lumpur), Vietnam (Hanoi), dan Singapura (Kota Singapura). 

Di bawah ini diuraikan beberapa Negara Asia dan Ibukotanya:

Negara AsiaModal
AfganistanKabul
ArmeniaYerevan
AzerbaijanBaku
BahrainManama
BangladeshDhaka
bhutanThimphu
BruneiBandar Seri Begawan
KambojaPhnom Penh
TiongkokBeijing
SiprusNikosia
Timor TimurDili
GeorgiaTbilisi
IndiaNew Delhi
IndonesiaJakarta
IranTeheran
IrakBagdad
IsraelYerusalem
JepangTokyo
JordanAmman
KazakhstanNur-Sultan
KuwaitKuwait Kota
KrygzstanBishkek
LaosValentine
LibanonBeirut
MalaysiaKuala Lumpur
MaladewaPria
MongoliaUlaanbaatar
MyanmarNaypyidaw
NepalKathmandu
Korea UtaraPyongyang
OmanMuscat
PakistanIslamabad
PilipinaManila
QatarDoha
RusiaMoskow
Arab SaudiRiyadh
SingapuraSingapura
Korea SelatanSeoul
Sri LankaSri Jayawardenepura Kotte
SuriahDamaskus
tajikistanDushanbe
ThailandBangkok
TurkiAnkara
TurkmenistanAshgabat
Uni Emirat ArabAbu Dhabi
uzbekistanTugas
Vietnam Hanai
YamanSana'a

Negara-negara Asia dan PDB mereka

Negara manakah di Asia yang memiliki PDB per kapita tertinggi? Pertanyaan ini sering muncul ketika menilai lanskap ekonomi suatu benua.

 Untuk memberikan gambaran yang komprehensif, penting untuk mengkaji dinamika perekonomian berbagai negara Asia, tren pertumbuhannya, dan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kemakmuran mereka.

Kekuatan perekonomian Asia didominasi oleh beberapa pemain kunci, yaitu Tiongkok memimpin kelompok ini sebagai negara dengan perekonomian terbesar. 

Kekuatan ekonomi Tiongkok begitu besar sehingga menyumbang lebih dari separuh peningkatan PDB benua itu pada tahun 2021, melampaui angka $2 triliun. Pertumbuhan yang mengesankan ini menggarisbawahi kemajuan Tiongkok yang terus meningkat dalam kancah perekonomian global.

Jepang, India, Korea Selatan, dan india berada di peringkat berikutnya, dan secara kolektif menguasai 76.5% perekonomian Asia. 

Negara-negara ini secara konsisten menunjukkan ketahanan ekonomi dan potensi pertumbuhannya, sehingga menjadikannya bagian integral dari kemakmuran kawasan.

Ke depan, perlu dicatat bahwa Asia adalah rumah bagi enam negara dengan PDB melebihi $1 triliun dan 23 negara dengan perekonomian yang melampaui ambang batas $100 miliar. 

Statistik ini menyoroti keberagaman yang luar biasa di kawasan ini, dengan kekuatan ekonomi yang sudah mapan dan pemain-pemain baru yang mendorong pertumbuhan.

Pada tahun 2021, terdapat perubahan signifikan pada peringkat perekonomian Asia. Arab Saudi akan menyalip Turki, mengklaim posisi ketujuh, sementara Uni Emirat Arab siap melampaui Filipina. 

Hong Kong SAR, yang pernah menjadi pusat keuangan terkemuka, menghadapi kemungkinan untuk diambil alih oleh Malaysia dan Singapura, hal ini mencerminkan dinamika perubahan dalam lanskap perekonomian di wilayah tersebut.

Pengaruh Asia di kancah global tidak dapat disangkal, dengan empat negara Asia yang masuk dalam sepuluh negara dengan perekonomian terbesar di dunia. 

Selain itu, sembilan belas negara Asia berada di peringkat 50 teratas dalam peringkat PDB global.

 Hal ini menggarisbawahi peran Asia sebagai kekuatan ekonomi yang memiliki jangkauan dan dampak luas di panggung dunia.

Namun, tidak semua pertumbuhan terjadi secara merata di seluruh benua. Pada tahun 2021, meskipun PDB 46 negara Asia diperkirakan akan meningkat, tiga negara, Myanmar, Timor-Leste, dan Bhutan, diperkirakan akan mengalami penurunan PDB nominalnya. 

Kontraksi ini mungkin disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk tantangan geopolitik dan ketidakstabilan ekonomi.

Kembali ke pertanyaan awal, negara manakah di Asia yang memiliki PDB per kapita tertinggi? Jawaban atas pertanyaan ini bervariasi dari waktu ke waktu dan bergantung pada beberapa faktor, termasuk jumlah penduduk, kebijakan ekonomi, dan alokasi sumber daya. 

Terdapat beberapa negara dengan perkiraan PDB per kapita tertinggi di Asia seperti Singapura dan Qatar.

Namun, peringkat ini dapat berubah, dan sangat penting untuk berkonsultasi dengan data dan laporan ekonomi terkini untuk mendapatkan informasi terkini. 

PDB per kapita merupakan metrik penting untuk menilai standar hidup dan kesejahteraan ekonomi warga suatu negara, sehingga menjadikannya sebagai pertimbangan penting dalam diskusi yang lebih luas mengenai lanskap ekonomi Asia.

Dalam data PPP, lima negara dengan perekonomian terbesar di Asia adalah Tiongkok, India, Jepang, india, dan Turki. 

Negara-negara ini secara kolektif memiliki kekuatan ekonomi yang signifikan, sehingga membentuk kesejahteraan Asia secara keseluruhan.

 Selain itu, pada tahun 2021, dua belas negara Asia diperkirakan akan melampaui Int. PDBnya mencapai $1 triliun, sementara tiga puluh negara lainnya akan memiliki perekonomian melebihi Int. $100 miliar. 

Keberagaman ini menggarisbawahi kompleksnya lanskap ekonomi di benua ini.

Qatar dan Uzbekistan siap mencapai kemajuan penting, menyalip Myanmar dalam hal PDB yang disesuaikan dengan PPP. 

Pergeseran ini mencerminkan perubahan dinamika perekonomian dan potensi pertumbuhan di negara-negara tersebut. Sebaliknya, peringkat Lebanon diperkirakan akan turun dua posisi, yang mencerminkan tantangan keuangan yang sedang dihadapinya.

Dampak Asia terhadap perekonomian global tidak diragukan lagi, dengan empat negara di Asia yang masuk dalam sepuluh negara dengan perekonomian terbesar di dunia dalam hal PPP. 

Selain itu, dua puluh satu perekonomian Asia berada pada peringkat 50 teratas dalam peringkat PDB global (PPP). Hal ini menyoroti pengaruh Asia yang luas dan peran penting Asia dalam perekonomian dunia.

Namun, tidak semua negara mengalami pertumbuhan ekonomi yang seragam. Pada tahun 2021, meskipun PDB (PPP) dari empat puluh enam negara Asia diproyeksikan meningkat, tiga negara, Myanmar, Lebanon, dan Timor-Leste, diperkirakan akan mengalami penurunan PDB yang disesuaikan dengan PPP. 

Kontraksi ini mungkin disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk ketidakstabilan ekonomi, tantangan geopolitik, dan keadaan unik lainnya.

 Metrik ini, yang merupakan indikator penting mengenai standar hidup warga negara dan kesejahteraan ekonomi secara keseluruhan, dapat bervariasi dari waktu ke waktu dan antar negara. 

Negara-negara suka Qatar memiliki angka PDB per kapita tertinggi di Asia, terutama karena populasi mereka yang kecil dan kekayaan yang besar.

Namun, penting untuk diingat bahwa peringkat ini dapat berubah seiring waktu. Mengakses data dan laporan ekonomi terkini sangat penting untuk mendapatkan informasi PDB per kapita di Asia yang paling akurat dan terkini. Metrik ini memberikan wawasan berharga mengenai kemakmuran relatif dan kualitas hidup di berbagai negara Asia.

PDB yang disesuaikan dengan PPP (jutaan USD) dan PDB per kapita (USD)

Negara / WilayahPDB PPP (jutaan USD)PDB PPP per kapita (USD)
Afganistan76,4862,094
Armenia32,90911,083
Azerbaijan187,26018,615
Bahrain76,12350,931
Bangladesh864,6575,739
bhutan8,1999,876
Brunei36,92080,383
Myanmar355,6096,707
Kamboja79,9344,664
Tiongkok27,308,85719,503
Hongkong(Cina)490,88064,927
Georgia45,39812,227
Irak13,033,6699,377
Indonesia3,737,48413,998
Iran1,470,66117,661
Irak705,05918,025
Israel354,19739,121
Jepang5,888,91346,827
Jordan97,1619,648
Kazakhstan 537,66428,849
Korea UtaraN / AN / A
Korea Selatan2,319,58544,740
Kuwait312,10066,386
Kirgistan25,9154,056
Laos58,0918,109
Libanon91,28615,049
Makau77,360115,913
Malaysia1,078,53732,880
Maladewa8,66723,311
Mongolia47,21714,308
Nepal176,1235,800
Oman203,95947,365
Pakistan1,202,0915,871
Pilipina1,085,7589,818
Qatar365, 835132,886
Arab Selatan1,898,51175,704
Singapura887,004157,364
Sri Lanka304,62613,897
SuriahN / AN / A
Taiwan1,300,21255,078
tajikistan33,3513,589
Thailand1,383,02230,364
Timor-Leste6,8235,254
Turkmenistan121,88520.410
Uni Emirat Arab746,35069,434
uzbekistan297,2228,999
Vietnam 1,035,00010,500
Yaman72,1712,280
Turki2,346,57628,264

Negara manakah di Asia yang memiliki PDB per kapita tertinggi?

Di benua Asia yang luas, sebuah negara kota menonjol sebagai tempat terkaya dan paling makmur di dunia.

 Negara paling makmur di Asia adalah Singapura, kadang-kadang dikenal sebagai “Kota Singa”, yang memiliki keunggulan luar biasa. PDB per kapita yang luar biasa sebesar $107,690 (PPP Internasional) merupakan inti dari penghargaan ini. 

Namun, tidak seperti negara-negara pesaingnya di kawasan, Singapura tidak menonjol karena kuantitas minyak atau sumber daya alamnya, melainkan karena gabungan elemen-elemen unik yang berkontribusi terhadap keberhasilan ekonominya yang luar biasa.

Perjalanan Singapura menuju kemakmuran ekonomi merupakan bukti kekuatan pemerintahan visioner, perencanaan strategis, dan komitmen teguh terhadap prinsip-prinsip yang telah membuka jalan menuju kemakmuran. 

Berbeda dengan banyak negara tetangganya di Asia, Singapura tidak bergantung pada cadangan minyak yang besar atau pendapatan yang berasal dari sumber daya alam untuk menambah kekayaannya. Sebaliknya, negara ini memanfaatkan keunggulan geografisnya sebagai pusat perdagangan global dan kebijakan ekonomi yang cerdik untuk menciptakan perekonomian yang berkembang.

Salah satu pilar kekayaan Singapura terletak pada kurangnya korupsi di pemerintahannya. 

Transparency International secara konsisten menempatkan Singapura sebagai salah satu negara yang paling sedikit korupsinya secara global. Komitmen untuk menjaga pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan transparan telah menanamkan kepercayaan pada investor lokal dan internasional. 

Transaksi bisnis di Singapura dilakukan dengan tingkat kepercayaan yang tinggi, sehingga semakin memperkuat reputasi negara ini sebagai surga investasi.

Selain itu, Singapura telah secara hati-hati mengembangkan lingkungan ramah bisnis yang mendorong kewirausahaan dan inovasi. 

Negara kota ini memiliki kerangka hukum yang kuat, proses peraturan yang efisien, dan tenaga kerja yang berpendidikan tinggi. Kombinasi ini telah menarik para pengusaha dan perusahaan dari seluruh dunia untuk memanfaatkan ekosistem ekonomi Singapura yang dinamis.

Lokasi Singapura yang strategis juga berperan penting dalam kemajuan perekonomiannya. Terletak di persimpangan rute perdagangan global, hal ini telah menjadi penghubung penting dalam rantai pasokan dunia. 

Posisi strategis ini menjadikannya tujuan ideal bagi perusahaan multinasional yang ingin mendirikan kantor pusat regional atau global. Masuknya perusahaan-perusahaan internasional ini telah mendatangkan modal, menciptakan lapangan kerja bernilai tinggi, dan mendorong inovasi.

Selain kebijakannya yang pro-bisnis dan tata kelola yang kuat, komitmen Singapura terhadap pendidikan dan pengembangan tenaga kerja telah mendorong pertumbuhan ekonomi.

 Negara kota ini secara konsisten berinvestasi pada warganya, memastikan akses terhadap pendidikan berkualitas dan pelatihan keterampilan. Tenaga kerja yang sangat kompeten dan mudah beradaptasi serta dapat menangani perubahan tuntutan ekonomi berbasis pengetahuan dihasilkan dari fokus pada sumber daya manusia.

Meskipun kekayaan Singapura dibangun dari sektor-sektor non-sumber daya, kisah negara terkaya kedua di Asia, Qatar, mengambil arah yang berbeda. Terletak di Semenanjung Arab di Timur Tengah, Qatar adalah negara kaya minyak dengan PDB per kapita sebesar $100,040 (PPP Int$). 

Kemakmuran negara ini terutama ditopang oleh cadangan minyak yang signifikan, termasuk yang terbesar di dunia. Sumber daya energi yang sangat besar ini telah menjadi sumber kekayaan yang sangat besar, mendorong Qatar menjadi salah satu negara terkaya di dunia.

Cadangan minyak Qatar cukup besar untuk menopang kemakmuran ekonominya setidaknya selama dua dekade. Sumber daya yang berharga ini memungkinkan negara ini melakukan investasi besar di bidang infrastruktur, pendidikan, dan layanan kesehatan, sehingga meningkatkan kualitas hidup warganya.

 Pendapatan yang dihasilkan dari ekspor minyak juga memungkinkan Qatar untuk mendiversifikasi perekonomiannya, berinvestasi di bidang keuangan, real estat, dan olahraga, yang selanjutnya menjamin masa depan keuangannya.

Tenaga kerja yang sangat kompeten dan mudah beradaptasi serta dapat menangani perubahan tuntutan ekonomi berbasis pengetahuan dihasilkan dari fokus pada sumber daya manusia.

Meskipun Singapura dan Qatar mewakili dua jalur menuju kekayaan yang sangat berbeda di Asia, mereka menunjukkan kekuatan transformatif dari tata kelola yang baik, perencanaan strategis, dan pengelolaan sumber daya. Kekayaan Singapura didasarkan pada reputasinya dalam hal integritas, keramahan bisnis, dan inovasi, sementara Qatar tumbuh subur karena sumber daya minyaknya yang melimpah dan investasi visioner. 

Bersama-sama, negara-negara ini menjadi mercusuar kemakmuran di lanskap Asia, menarik kekaguman di seluruh dunia atas perjalanan unik mereka menuju kemakmuran.

Kesimpulan

Kesimpulannya, Asia adalah benua yang terkenal dengan keragaman negara, budaya, dan ekonominya yang luar biasa. Tinjauan singkat ini menyoroti beberapa negara, ibu kota, dan angka PDB nominal di Asia dari tahun 2021 hingga 2023. 

Asia mencakup berbagai lanskap ekonomi, mulai dari raksasa keuangan seperti Tiongkok dan Jepang hingga negara berkembang seperti Vietnam dan Bangladesh.

Masing-masing negara ini mempunyai kekuatan dan tantangan yang unik, yang berkontribusi terhadap kekayaan kisah perekonomian Asia. Selain itu, daftar ini tidak lengkap, karena Asia adalah rumah bagi banyak negara lain dengan karakteristik ekonomi berbeda.

Data perekonomian bersifat dinamis dan dapat berubah dengan cepat karena berbagai faktor, termasuk tren pasar global dan kebijakan dalam negeri. 

Oleh karena itu, untuk mendapatkan informasi terkini dan akurat mengenai perekonomian negara-negara Asia, penting untuk mengacu pada laporan dan sumber terkini yang disediakan oleh lembaga berwenang dan lembaga pemerintah.


Menyebarkan cinta

Tinggalkan Komentar